Selasa, 05 Juli 2011

Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol.2 No.2 Agustus 2002

ISSN : 1411-7541

Artikel :


1.Memberdayakan Ekonomi Rakyat Untuk Pembangunan Ekonomi Indonesia

Oleh : Adi Nusantoro
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Abstract : It has been more than five years since monetary crisis hit Indonesia's economy, but until now, Indonesian business activities still seem paralyzed. This is especially true, for the big scale entreprises within the formal economic sector. This business paralysis, however, no longer applies to small scale business group belonging to informal economic sector. It has been proven which has the base of "the people economy" could stand against external economic shock. Besides its strength, however by nature, the group also possesses weakness. Because of its nature, it is almost impossible for the group to grow and develop on its own strength. This article describe the main weakness of the group and discuss how to overcome it.

2.Pertimbangan Dalam Pemilihan Konsep Penilaian Pada Penyajian Laporan Keuangan

Oleh : Yustina Gandasutedja dan  Aruna Wirjolukito
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Abstrak : Penerapan konsep penilaian dalam penyajian laporan keuangan pada kondisi perekonomian yang berfluktuatif masih menjadi suatu perdebatan hingga sekarang. Sejauh ini, akuntansi di Indonesia belum menetapkan perlakuan akuntansi yang mutlak terhadap masalah konsep penilaian tersebut. Namun, Pernyataan Akutansi Standar Keuangan (PSAK) yang berlaku di Indonesia; masih menggunakan konsep historical cost dalam prinsip akuntansinya. Mengingat pentingnya laporan keuangan sebagai sumber informasi yang dapat mempengaruhi keputusan ekonomi bagi pemakainya maka laporan keuangan harus memenuhi syarat-syarat kualitatif, agar informasi yang disajikan dapat bermanfaat dan tidak menyesatkan.\
Dari pengamatan serta tinjauan literatur dapat dikatakan bahwa [1] pada kondisi perekonomian yang berfluktuasi, laporan keuangan lebih relevan jika disajikan sesuai dengan daya beli yang berlaku. Adapun laporan keuangan dengan basis historical cost tetap disajikan sebagai informasi tambahan. [2] Pada kondisi perekonomian yang stabil, laporan keuangan disajikan sesuai dengan harga perolehannya dan harga pasar, serta harga menurut indeks harga yang berlaku disajikan sebagai informasi tambahan. Namun, hal ini masih dapat dikembangkan lebih jauh mengingat betapa kompleksnya masalah-masalah yang sebenarnya terjadi di dalam dunia nyata.

Kata kunci : historical cost, current value, general price-level accounting, purchasing power dan monetary items. 

3.Desentralisasi Fiskal di Indonesia

Oleh : F.X.Yuwono Prawirosetoto
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Abstrak : Pelaksanaan Undang - Undang No.25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah pada tanggal 1 Januari 2001 merupakan dukungan penyelenggaraan otonomi daerah melalui penyediaan sumber-sumber keuangan dalam sistem perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah . Terlepas dari adanya pro dan kontra terhadap revisi materi Undang-Undang tentang Pemerintah Daerah (UU No.22 Tahun 1999) dewasa ini., pelaksanaan Undang - Undang tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah merupakan langkah strategis menuju era perdagangan bebas yang akan berdampak positif terhadap perkembangan perekonomian secara makro.

Kata Kunci : Globalisasi, Daya Saing, Desentralisasi Fiskal, Pemberdayaan Birokrasi, dan Efisiensi.

4.Masalah Pencatatan Data Produksi Beras di Indonesia

Oleh : Suwandhi Sastrotaruno
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Abstrak : Perhitungan perkiraan produksi beras diperoleh melalui gabungan  laporan mantri tani yang dihitung dari luas panen padi di setiap kecamatan dikalikan hasil ukur lapang produktivitas per hektar. Apabila dibandingkan dengan perkiraan konsumsi untuk rumah tangga, sektor industri maupun sektor-sektor lainnya, seharusnya Indonesia tidak memerlukan impor beras. Namun , kenyataannya impor beras tetap ada dan makin membengkak. Perkiraan produksi diperkirakan “over estimate”/terlalu tinggi karena laporan luas panen padi oleh para mantri tani didasarkan atas “eye estimate”/perkiraan kasar. Oleh karena itu, sebaiknya perkiraan produksi dihitung melalui sampel/survei rumah tangga  petani padi.

Kata Kunci : Luas Panen, Eye Estimate, Produktivitas, Produksi,  Over Estimate, Konsumsi,  Impor, Rumah

5.Studi Tentang Profil Dan Tingkat Persaingan Di Dalam Industri Media Televisi di Indonesia

Oleh : A.Jatmiko Wibowo
Universitas Atma Jaya, Yogyakarta

Abstract : This study is aimed to get the understanding about the profile of television media and the degree of competition among television media in Indonesia. The study is based on the Niche Theory and Media Ecology. The samples of the study are TVRI, TPI, RCTI, SCTV, ANTeve, and INDOSIAR. The result of the study explains that SCTV, TPI, ANTeve and RCTI tend to be specialist, INDOSIAR closes to generalist, and TVRI tends to be moderate. The study also produces result that competition level among television medias in Indonesia is relatively high.


Keywords : Ekologi Media Niche Theory,  Niche Breadth, Niche Overlap, Persaingan/Kompetisi, dan Profil Stasiun Televisi.


6.Pendekatan Model Data Dan Proses Untuk Siklus Pemberian Kredit Pada Bank

Oleh : Weli
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Abstrak : Sistem informasi bank menjadi sangat penting, terutama yang berhubungan dengan  debitur atau calon debitur yang potensial. Dengan informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi tentu dapat memberikan masukan yang sangat berarti bagi pengambilan keputusan oleh pimpinan bank. Manfaat lain yang tidak kalah penting, yaitu meningkatkan efisiensi dan produktivitas bank sehingga pada akhirnya diharapkan dapat melindungi aset bank dari kesalahan  pemberian dana kredit. Oleh karena itu, sangat diperlukan suatu kerangka sistem informasi yang dikembangkan sehingga tercipta suatu sistem informasi kredit yang terintegrasi. Akhirnya, hal itu diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan pemberian kredit bank kepada calon debiturnya.

Kata Kunci : Analisis terstruktur, DFD, ERD, Pengembangan Sistem, dan Sistem Informasi.

7.Virtualisasi : Masa Depan Layanan Perbankan Elektronik dan Implikasinya Bagi Perbankan Indonesia

Oleh : Mohammad Hamsal
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Abstract : The financial services industry is transforming itself due to business landscaping changing so much.  As technology in banking becomes increasingly sophisticated and accessible, the trend towards virtualization will accelerate.  This will impact how a bank defines its strategies, activities and processes, and virtual value chain.  The challenge then will be what action retail banks will take and what should they base their strategies on. This article discusses various strategies options available to retail banks in preparing for the future.  It also presents the resulting some key implications to Indonesian retail banks.  Retail banks will not become obsolete, but their current business model will. 


Keywords : E-commerce, Marketplace, Marketspace, Business landscape, Information technology, Virtual value chain, Delivery channel, and Virtual banking.


Bila Bapak/Ibu menginginkan artikel di atas untuk referensi penelitian dapat menghubungi kami Tim Redaksi di alamat email : ekobiz.jurnal@atmajaya.ac.id atau menghubungi Aditya di Telepon : 021-5708815 ext.2143. atau ext.2138.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar